Fakta PLTN yang Disembunyikan Pemerintah
Mengapa Australia sebagai produsen uranium terbesar ketiga di dunia tidak merencanakan membangun PLTN? Mengapa Amerika Serikat sudah 39 tahun tidak lagi membangun PLTN baru? Mengapa Jerman berencana menutup semua PLTN-nya hingga 2022? Ini karena mereka sudah tahu bahaya dan kesulitan mengurus PLTN dan limbahnya. Banyak orang termasuk pemerintah negara-negara maju merahasiakan hal ini demi keuntungan ekonomi. Tapi saya akan membukanya bagi para sobat. Inilah 5 fakta PLTN yang disembunyikan Pemerintah.
Fakta PLTN 1 : Gempa Bumi
Indonesia negara paling berbahaya di dunia, penuh gempa dan gunung berapi. Peta di bawah ini membuktikan kondisi geologis dan geografis Indonesia. Negeri yang penuh dengan potensi bencana dan siap menyeruak ke permukaan kapan saja. Tidak ada jaminan keamanan PLTN di Indonesia. Berikut adalah negara-negara dengan frekuensi gempa 6,5 magnitud ke atas. Indonesia berada di nomor 2, dengan aktivitas gempa sangat tinggi.
Fakta PLTN 2 : Kapasitas PLTN
Indonesia berencana membangun PLTN berkapasitas mini, hanya 30 MW (sumber : antaranews.com). Apa tidak salah Pemerintah hanya membangun PLTN dengan kapasitas yang kecil? PLTN dengan kapasitas segitu hanya cukup memenuhi kebutuhan 15000 rumah tangga (dengan perhitungan 1 rumah tangga memerlukan 2 KW sehari). Jumlah ini hanya sebesar 0,6 persen dari total jumlah rumah tangga di Propinsi DKI Jakarta yang totalnya mencapai 2, 5 juta rumah tangga (sumber : Badan Pusat Statistik). Bandingkan dengan PLTN terbesar di dunia yakni PLTN Kashiwazaki Kariwa di Jepang yang berkapasitas 8212 MWh atau 270 kali lipat PLTN di Indonesia.
Recommended for you
Baca Halaman Selanjutnya 1 2